Defisit APBN 2022 Rp460,4 Triliun, Sri Mulyani: Lebih Cepat Sehat dari Amanat UU

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Rapat Paripurna DPR, Selasa (11/7/2023). Foto: dok Kemenkeu

"Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, LKPP tahun 2022 terdiri atas tujuh komponen laporan. Salah satunya adalah laporan realisasi APBN," ujar Sri Mulyani, 

Laporan realisasi APBN 2022 menunjukkan bahwa realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.635,8 triliun. Terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.034,5 triliun, PNBP sebesar Rp595,6 triliun, dan penerimaan hibah Rp5,7 triliun.

Realisasi pendapatan negara melampaui target yang ditetapkan dalam APBN 2022, yaitu 116,31 persen atau dalam hal ini, pendapatan negara tumbuh 31,05 persen dibandingkan tahun 2021. 

"Capaian pendapatan yang sangat tinggi tersebut menunjukkan recovery and rebound yang sangat kuat, baik dari penerimaan perpajakan maupun PNBP," kata Sri Mulyani.

Kinerja pendapatan negara selaras dengan peningkatan tax ratio dari 9,12 persen pada 2021 menjadi 10,39 persen tahun 2022. Tax ratio ini, lanjut dia, adalah capaian tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Segera Bertemu Kepala BGN Pekan Ini, Bahas Efisiensi MBG?

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal