Defisit APBN Diramal Melebar 2,7 Persen di Akhir 2024, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Iqbal Dwi Purnama
Menkeu Sri Mulyani prediksi defisit APBN melebar ke 2,70 persen di akhir 2024. (Dok IG Sri Mulyani)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi defisit APBN hingga akhir tahun 2024 melebar ke angka 2,70 persen terhadap PDB (produk domestik bruto). Padahal, target APBN 2024 defisit melebar sebesar 2,29 persen.

Sri Mulyani menjelaskan melebarnya defisit APBN dikarenakan faktor domestik dan global yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi. Akibatnya, hal itu berdampak pada fluktuasi nilai tukar sehingga kebijakan fiskal menjadi stimulus supaya tidak berdampak dalam terhadap konsumsi masyarakat.

Belum lagi, kata eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini defisit APBN hingga akhir 2024 dipengaruhi oleh penerimaan negara pada Semester I ini yang terkoreksi. Tercatat, penerimaan negara sebesar Rp1.320,7 triliun atau mengalami penurunan sebesar 6,2 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Tadi kan sudah dijelaskan ya, untuk proyeksi APBN 2024 ini dan memang sudah kita lihat di semester I  dari sisi penerimaan kan tadi ada penurunan, terutama dari PPh Badan yang berbasiskan komoditas, harga batubara yang turun, kemudian harga nikel," ucap Sri Mulyani saat ditemui di DPR, Senin (8/7/2024).

klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Di tengah dinamika global yang kurang kondusif, defisit  anggaran sampai akhir tahun 2024 diperkirakan akan berada pada level 2,70 persen PDB, melebar dari target APBN 2024 yang sebesar 2,29 persen PDB.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Yakin Defisit APBN Tak Lebih dari 3 Persen: Harga Minyak Dunia Turun

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Urat Nadi Perekonomian Rakyat

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

57 tahun lalu

Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara Malam-Malam, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal