Ansor menuturkan, Komisi IX DPR juga telah memberi rekomendasi larangan TKA China masuk Indonesia. Namun, pemerintah tetap bersikeras memasukkan TKA tersebut.
“Kalau urgensi, jangan dulu menyakiti hati bangsa, ada waktu yang tepat. Ini belum saatnya untuk ini (mendatangkan TKA),” tuturnya.
Ida pun merespons singgungan anggota DPR tentang hati nuraninya saat mendatangkan TKA asal China. “Kalau bicara nurani kayaknya kita semua punya hal yang sama. Saya kira ini, ingin nangis jadinya. Kita bisa mengatasnamakan nurani dengan secara proporsional tentu saja.
Perdebatan berhenti saat Anggota Komisi IX Darul Siska mengusulkan persoalan TKA tidak dibahas lebih jauh lagi. Pasalnya, dia khawatir isu pokok rapat ini justru tidak terjawab akibat perdebatan TKA yang panjang.
“Saya usul konkret, kalau perlu kita bentuk tim lihat apa yang mau diinstal di sana. Menurut saya itu enggak bisa dijelaskan di sini, bapak-bapak bukan ahlinya. Bu menteri jangan diperdalam dulu, kita enggak akan ketemu di situ. Kita lihat sendiri ke Konawe pekerjaan apa yang tidak bisa dilakukan orang Indonesia. ujarnya.