Ditanya DPR Soal Tarif Tiket, 3 Maskapai Ini Punya Jawaban Berbeda

Isna Rifka Sri Rahayu
Masyarakat sempat mempertanyakan tarif tiket pesawat maskapai dalam negeri seperti Garuda Indonesia dan Lion Air yang naik signifikan beberapa waktu terakhir. (Foto: Antara)

"Jadi itulah yang jadi dasar daripada penetapan (harga) ini. Bagaimana agar kita bisa untung hanya Rp1 saja artinya break even point bagaimana keuntungannya," ucapnya.

Sementara Lion Air memiliki perhitungan yang berbeda. Managing Director of Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, selama ini pihaknya memperhitungkan komponen operasi yang menjadi alasan untuk menetapkan tarif.

Dalam struktur biaya operasionalnya dimasukkan juga Pajak Pertambahan Nilai (PPN), asuransi Jasa Raharja, dan pajak bandara. Belum lagi biaya perawatan pesawat.

"Soal tiket penumpang pesawat, dari yang sudah disampaikan masih sesuai dengan komponen keuangan di dalam Peraturan Menteri Nomor 106 tahun 2019," kata dia.

Kenaikan tiket pesawat dimulai sejak dolar AS memberatkan industri penerbangan. Pasalnya, telah melebihi save margin atau angka yang paling aman dari yang ditetapkan maskapai.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
18 hari lalu

Anggota DPR Minta Sekolah Rakyat Dipasangi CCTV, Cegah Pergaulan Bebas Para Siswa

19 hari lalu

Buntut Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, DPR bakal Siapkan Sanksi Tegas bagi Sopir-Pemilik Truk ODOL

20 hari lalu

Komisi V DPR Minta Menteri PU Fokus Kerja dan Tak Buat Gaduh

29 hari lalu

Maskapai Penerbangan Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1 Persen Mulai 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal