Dukung Industri Sawit Nasional, Pemerintah Rampungkan 3 Aturan Baru Akhir 2019

Isna Rifka Sri Rahayu
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan menerbitkan tiga aturan baru untuk mendukung perkembangan industri sawit nasional. (Foto: Reuters)

Aturan pertama dalam bentuk instruksi presiden (inpres) Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB). Inpres mengatur tentang kebijakan penggunaan data dasar pekebun kelapa sawit untuk mendukung tata kelola industri.

Kemudian mengatur ketentuan pengembangan industri sawit berkelanjutan bagi masing-masing pihak yang terlibat dalam industri sawit serta kebijakan di tiap tingkat pemerintahan baik dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Selain itu, ketentuan koordinasi antara lembaga dan perlindungan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit.

Aturan kedua berbentuk peraturan presiden (perpres) terkait Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Aturan ini menyangkut penunjukkan badan/lembaga independen dalam rangka pelaksanaan ISPO sehingga akan memperkuat pelaksanaan ISPO yang sudah berjalan saat ini.

Pemerintah membuat aturan ini dengan  merujuk pada pelaksanaan standar yang dilakukan negara sesama penghasil sawit, yaitu Malaysia yang sudah memiliki lembaga independen tersebut.

Aturan ketiga berupa peraturan pemerintah (PP) terkait riset perkebunan nusantara. Regulasi ini akan mengatur soal pembentukan program riset di anak usaha PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sehingga bisa memperkuat riset dan penyediaan bibit benih unggul ke depan.

"Iya. Perpres Sertifikasi Sawit, Inpres Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan, dan RPP Perkebunan Nusantara," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
22 hari lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

25 hari lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

27 hari lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

2 bulan lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal