Kemudian, mayoritas UMKM tidak memiliki kesadaran untuk mengemas produknya supaya terlihat lebih menarik karena berpandangan akan membutuhkan pengeluaran yang besar. Padahal, salah satu cara untuk menarik konsumen adalah dengan membuat desain kemasan produk yang menarik mata.
"Kalau kita pergi di luar negeri ke Jepang, Korea, Taiwan kita lihat barangnya bagus-bagus ingin kita beli semua itu padahal dalamnya belum tentu enak dan bagus. Kalau kita ke airport Indonesia, itu dalamnya barangnya bagus-bagus enak-enak tapi packaging-nya tidak menarik," ucapnya.
Hal tersebut yang menjadi tantangan untuk para stakeholder atau pemerintah untuk mendorong UKM ini bisa memproduksi barang yang bersaing. Bukan tidak mungkin jika suatu saat nanti UMKM Indonesia bisa menjadi pengekspor terbesar.
"Boleh banyak barang-barang yang Indonesia tidak bisa produksi dan harus impor tapi satu hari mimpi kami adalah ini para UKM yang sekarang dinamai lokal produsen ini juga bisa ekspor ke depannya bukan hanya jual barangnya di lokal," ujarnya.