Saat ini, produsen kosmetik dalam negeri masih mengandalkan impor karaginan dari China. Padahal, bahan bakunya di China bersumber dari rumput laut di Indonesia.
"Masih impor dari China, impor, padahal bahan bakunya impor dari Indonesia, dikirim ke China, masuk sebagai karaginan, dan dimanfaatkan untuk kosmetik," ucapnya.
KKP ingin mendorong pengolahan rumput laut menjadi beraneka ragam produk bernilai tambah dan bernilai jual tinggi. Rumput laut adalah salah satu produk unggulan Indonesia.
Pada 2019 tercatat nilai ekspor rumput laut Indonesia mencapai 324,84 juta dolar AS atau tumbuh 11,31 persen dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 291,83 juta dolar. Dalam kurun waktu 2014-2019, rata-rata ekspor rumput laut nasional juga tercatat tumbuh 6,5 persen per tahun.