Fakta-Fakta Bisnis Jastip, iPhone 11 Paling Banyak Dicari

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama 2019 telah mengusut 422 kasus jasa titip barang (jastip). (Foto: Istimewa)

"Barang yg menjadi favorit di kasus jastip ini iPhone 11. Tas berbagai merek tas ibu-ibu yang mahal, pakaian kelas mewah, kalung dan cincin juga sepatu. Ada kosmetik juga tapi jumlahnya tidak terlalu banyak," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi di kantornya beberapa waktu lalu.

2. Negara Asia Jadi Tujuan Utama

LOkasi-lokasi yang menjadi destinasi favorit pelaku jastip biasanya di sekitaran Asia. Tapi paling banyak dari negara-negara tetangga seperti Australia dan SIngapura.

"Barangnya dari beberapa negara yang menjadi sentra-sentra elektonik dan fashion dunia. Contohnya Bangkok (Thailand), Singapura, Guangzhou (China), Abu Dhabi (UEA), Hong Kong (China), dan Australia," ucapnya.

3. Belum Ada Payung Hukumnya

Heru mengakui bisnis jastip ini masih belum memiliki aturan yang jelas. Selama ini pemerintah hanya menindak oknum-oknum yang diduga pelaku jastip yang menggunakan modus splitting untuk mengakali aturan pemerintah terkait batas nilai pembebasan bea sebesar 500 dolar AS per orang.

Pemerintah selama ini menindak berdasarkan aturan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203 Tahun 2017  tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Sementara untuk tindakan pencegahan dan mekanismenya belum disusun.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

KPK Ungkap Uang Rp5 Miliar dalam 5 Koper Disita dari Safe House di Ciputat 

Megapolitan
19 jam lalu

Geger! Lab Sabu di Sunter Digerebek, 13 Kg Narkoba Disita Bea Cukai-Polri

Nasional
3 hari lalu

KPK Sebut OTT di Bea Cukai Bongkar Celah Korupsi Impor Barang, Ancam Penerimaan Negara

Nasional
5 hari lalu

KPK Sita 5 Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Pecahan Mata Uang Asing terkait Kasus Impor Bea Cukai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal