Goldman Sachs Prediksi Rupiah Tertekan dalam Jangka Pendek

Djairan
Kinerja rupiah terhadap dolar AS sejak awal tahun mengecewakan setelah minus 3,7 persen. (Foto: ilustrasi/Ant)

"Rupiah menjadi salah satu mata uang yang paling rentan di antara mata uang di emerging market," kata Head of Fixed Income untuk Asia ex Jepang Pinebridge, Arthur Lau.

Dia memprediksi rupiah akan tertekan dalam beberapa bulan ke depan karena sejumlah faktor. Pertama, pembagian dividen musiman dan kupon obligasi pada April-Mei. Kedua, impor akan meningkat pada kuartal II karena Lebaran.

Bank Indonesia (BI) berkali-kali menekankan bahwa mata uang rupiah saat ini undervalued. Deputi Gubernur Senior BI, Dody Budi Waluyo yakin rupiah akan menguat seiring rendahnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.851 per Dolar AS

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal