Gubernur BI Beberkan Strategi untuk Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi di 2023

Michelle Natalia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan kebijakan moneter BI pada 2023. Dia menyebut, kebijakan tersebut akan berfokus pada stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pengendalian inflasi.

"Ini akan kami dorong agar kembali ke sasaran lebih awal sebagai bagian dari langkah mitigasi terhadap dampak rambatan gejolak global, serta dukungan terhadap stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan," ujar Perry dalam Pertemuan Tahunan BI 2022 di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Perry menambahkan, BI akan konsisten meneruskan respons kebijakan suku bunga melalui kalibrasi secara terukur (well-calibrated), perencanaan yang matang (well-planned), dan dikomunikasikan secara transparan (well-communicated).

Hal ini untuk memastikan tercapainya sasaran inflasi inti lebih awal yaitu pada semester I 2023.

"Ini dilakukan untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini masih sangat tinggi dan memastikan inflasi inti ke sasaran 3±1 persen lebih awal di semester I 2023," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
21 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS

2 hari lalu

Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK Diungkit, KPK: Perry Warjiyo Berpeluang Diperiksa

2 hari lalu

Purbaya Optimistis Destry Damayanti Mampu Jaga Stabilitas Kebijakan Moneter BI

3 hari lalu

Kata Purbaya soal Isu bakal Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal