Gubernur BI Beberkan Strategi untuk Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi di 2023

Michelle Natalia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

Dalam upaya menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, dia menegaskan, BI akan selalu berada di pasar. 

"Upayanya ditempuh melalui triple intervention, spot, domesticnon-delivery forward (DNDF), dan transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder dan juga kecukupan cadangan devisa akan kami jaga, serta juga melakukan twist operation," ucap Perry.

Selain itu, BI akan terus melanjutkan penjualan SBN tenor jangka pendek dan pembelian SBN jangka panjang di pasar sekunder jika dibutuhkan. Imbal hasil (yield) SBN pun akan tetap dijaga BI agar tetap menarik untuk masuknya portofolio untuk mendukung stabilitas rupiah.

"Juga sekaligus untuk menjaga agar kenaikan yield SBN untuk fiskal tidak berlebihan. Kami juga akan terus berkoordinasi erat dengan Kementerian Keuangan," ucapnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS

1 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Kabar BI bakal di Bawah Kemenkeu

2 hari lalu

Purbaya Pastikan Bukan Calon Gubernur BI: Saya Jadi Menkeu Sudah Syukur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal