Harga Kedelai Impor Mahal, Mentan Bakal Genjot Produksi Lokal

Taufik Fajar
Kementan segera meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) segera meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. Hal ini seiring kenaikan harga kedelai impor yang berdampak pada mahalnya tahu dan tempe.

"(Kenaikkan harga kedelai), saya akan sikapi di lapangan. Saya tidak mau janji dulu karena saya lagi kerja dan Insya Allah dari agenda-agenda yang kita siapkan hari ini mudah-mudahan bisa menjadi jawaban," ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai bertemu Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) di Gedung Ditjen Tanaman Pangan Jakarta, Senin (4/1/2021).

Menurut dia, dalam satu kali tanam setidaknya dibutuhkan 100 hari hingga panen. Pihaknya menargetkan bisa melakukan dua kali musim tanam agar ketersediaan bisa lebih besar dan digunakan pengrajin tahu tempe.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan

Nasional
9 hari lalu

Selain Australia, Filipina dan India Minati Pupuk Urea asal Indonesia

Nasional
17 hari lalu

Pemerintah Jamin Harga Kedelai Terkendali demi Jaga Industri Tahu Tempe

Nasional
17 hari lalu

Bapanas Ancam Cabut Izin Distributor dan Importir yang Tak Patuhi Harga Acuan Kedelai

Nasional
18 hari lalu

Harga Kedelai Terus Naik, Bapanas Peringatkan Distributor-Importir Patuhi Harga Acuan Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal