Harga Minyak Sempat Melonjak 20 Persen, Menko Darmin: Itu Masuk Akal

Rully Ramli
Penyerangan kilang minyak terbesar dunia asal Arab Saudi, Saudi Aramco berdampak cukup signifikan terhadap kenaikan harga minyak dunia. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Penyerangan kilang minyak terbesar dunia asal Arab Saudi, Saudi Aramco berdampak cukup signifikan terhadap kenaikan harga minyak dunia. Investor merespons serangan tersebut memiliki dampak besar bagi pasokan minyak global.

Dengan adanya potensi kehilangan pasokan minyak dunia sebesar 5 persen, harga minyak Brent sempat dibuka melonjak hampir 20 persen ke 71,95 dolar AS per barel dari posisi Jumat lalu yang sebesar 67,28 dolar AS per barel pada pembukaan pasar kemarin, Senin (17/9/2019).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kenaikan harga minyak dunia ini masuk akal. Hal tersebut merupakan dampak jangka pendek dari sentimen negatif soal pasokan minyak dunia.

Menurut dia, pemerintah masih perlu melihat terlebih dahulu perkembangan perbaikan fasilitas Saudi Aramco dan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan harga minyak dunia.

"Itu masuk akal harga (minyak) naik. Tapi tunggu sampai dibetulkan juga (fasilitas)," ujar dia di kantornya, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Buletin
7 jam lalu

Drone Hantam Kilang Minyak Ras Tanura, Saudi Aramco Hentikan Operasi

Internasional
10 jam lalu

Saudi Aramco Hentikan Operasi Kilang Raksasa Ras Tanura Imbas Serangan Drone Iran

Nasional
1 hari lalu

JK: Perang AS-Israel ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak hingga Ganggu Logistik

Nasional
2 bulan lalu

Airlangga Ungkap RI Pantau Harga Minyak usai Venezuela Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal