Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menjelaskan, skala dampak insiden ini terhadap perekonomian akan ditentukan oleh lamanya proses perbaikan fasilitas Saudi Aramco. Apabila insiden ini dapat ditangani dalam jangka waktu yang cepat, ia berharap permasalahan ini tidak terlalu dibesar-besarkan.
"Kecuali kebakaran habis enggak bisa dibetulin lagi baru pusing kita," kata dia.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mencermati dampak dari kejadian ini. Pasalnya, hal ini dikhawatirkan dapat memangkas 5 persen pasokan minyak dunia.
"Jadi disruption ini akan menimbulkan kenaikan (harga) dan sudah terlihat dari harga minyak sekarang meningkat hanya waktu sehari. Kita akan lihat apakah dampaknya akan permanen atau hanya sebatas singkat," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/9/2019).