Imbas Covid-19, Survei DBS: 66 Persen Masyarakat Kini Belanja Online

Michelle Natalia
Pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk berbelanja. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Perubahan juga terjadi pada cara berbelanja dari offline menjadi online.

Berdasarkan survei Bank DBS Indonesia terhadap lebih dari 500 responden yang mayoritas berada di Jawa, masyarakat kini mengutamakan kebersihan dan kesehatan. Dua faktor itu menjadi penentu dalam cara beraktivitas.

Soal kesehatan misalnya, 54 persen responden saat ini mengonsumsi lebih banyak vitamin dan suplemen. 69 persen responden memilih masakan sendiri.

Soal keamanan, 84 persen memilih beraktivitas dari rumah seperti bekerja, belajar, dan beraktivitas lainnya, termasuk berbelanja.

"Belanja online di situs e-commerce meningkat 66 persen setelah pandemi, di mana sebelum pandemi hanya 14 persen. Belanja di pusat perbelanjaan turun secara signifikan mencapai 24 persen, padahal sebelum pandemi Covid-19, 72 persen responden memilih belanja di toko," tulis Tim Riset DBS, dikutip Kamis (15/10/2020).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp54,71 Triliun, Belanja Online Jadi Penyumbang Terbesar

2 bulan lalu

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba: Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Harian

3 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

3 bulan lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal