IMF: Dibutuhkan Peran Swasta Hadapi Krisis di Negara Miskin akibat Covid-19

Antara
IMF mengungkapkan partisipasi sektor swasta sangat penting guna memastikan keberhasilan inisiatif pengurangan utang yang diluncurkan G20 untuk negara miskin. (Foto: AFP)

Inisiatif ini memiliki hasil beragam dengan beberapa negara enggan mencari bantuan karena khawatir dapat merusak peringkat kredit mereka dan akses ke pasar modal internasional.

Gopinath mengatakan inisiatif G20 untuk utang bilateral resmi adalah "langkah penting" untuk membantu negara-negara miskin. Dukungan sektor swasta untuk inisiatif utang kemungkinan akan menjadi topik utama ketika para menteri keuangan G20 bertemu secara daring pada Juli.

Sebelumnya, Presiden Bank Dunia David Malpass pekan lalu mengatakan kepada Reuters inisiatif G20 telah membuat kemajuan yang baik. Tapi, dia menyerukan bantuan tambahan dan partisipasi yang lebih besar oleh kreditor sektor swasta.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Sebut 6 Bulan Lagi Orang Susah di RI Berkurang, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Capai 146,2 Miliar Dolar AS, BI Sebut Lampaui Standar IMF

57 tahun lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Airlangga: Tertinggi di antara Negara G20!

57 tahun lalu

Purbaya Sebut IMF Puji RI 'Bright Spot' dalam Ekonomi Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal