IMF Prediksi Inflasi Mereda pada Tahun Ini

Aditya Pratama
Direktur Pelaksana dan Ketua IMF Kristalina Georgieva. (Foto: Reuters)

Mengingat perlambatan pertumbuhan produktivitas yang signifikan dan meluas, proyeksi pertumbuhan global IMF dalam lima tahun hanya berada di atas 3 persen, jauh di bawah rata-rata historis sebesar 3,8 persen. 

Dia mengatakan reformasi mendasar, seperti memperkuat tata kelola, memotong birokrasi, meningkatkan partisipasi pasar tenaga kerja perempuan dan meningkatkan akses terhadap modal dapat meningkatkan output sebesar 8 persen dalam empat tahun.

Adapun hal ini dapat dicapai melalui kebijakan yang mendorong transformasi ekonomi, mempercepat transisi hijau dan digital, yang dapat menawarkan peluang besar bagi investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan, katanya.

"Kecerdasan buatan menawarkan potensi manfaat yang besar namun juga risiko, dengan studi IMF baru-baru ini menunjukkan bahwa AI dapat memengaruhi hingga 40 persen pekerjaan di seluruh dunia dan 60 persen di negara maju," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Prabowo Ungkap bakal Ada Investasi Besar Masuk RI dalam Beberapa Pekan: Tunggu Saja!

8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

10 hari lalu

Harga Pangan di Jakarta Mulai Naik, Pramono Pastikan Inflasi Tetap Terkendali

11 hari lalu

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Rupiah Diprediksi Melemah Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal