Implementasi NIK Jadi NPWP Mundur ke Pertengahan 2024, Ini Alasannya

Atikah Umiyani
Penggunaan NIK sebagai NPWP secara penuh baru akan diimplementasikan bersamaan dengan peluncuan coretax administration system pada pertengahan 2024 mendatang. (Foto: Ilustrasi/Ist.)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo menyampaikan bahwa penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara penuh baru akan diimplementasikan bersamaan dengan peluncuan coretax administration system. Adapun, sistem pajak canggih itu ditargetkan baru akan diluncurkan pada pertengahan 2024.

Dengan demikian, artinya pelaksanaan penuh NIK jadi NPWP sedikit mundur dari rencana awal pada Januari 2024.

"Rencana implementasinya dapat kami sampaikan di sini bahwa fully implementasi mengenai NIK sebagai NPWP akan dilaksanakan pada waktu coretax terimplementasi," ujar Suryo dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Suryo menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan para pihak yang memang terhubung dengan sistem informasiDJP di antaranya beberapa stakeholder pembayaran dan sejenisnya, serta stakeholder lain seperti Kementerian/Lembaga. 

"Sampai saat ini masing-masing stakeholder terus melakukan penyesuaian sistem informasi yang mereka miliki sehingga pada waktunya nanti implementasi korteks dijalankan sistem-sistem yang seharusnya berhubungan sudah tidak lagi mengalami hambatan dalam memadukan atau melakukan interoperable dengan sistem informasi yang sedang kami siapkan saat ini," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Eks Kakanwil DJP Muhammad Haniv Ditahan KPK, Pernah Minta Sponsor Fashion Show Anak ke Wajib Pajak

2 hari lalu

Breaking News: KPK Tahan Eks Kakanwil DJP Muhammad Haniv Tersangka Kasus Gratifikasi Rp20,7 Miliar

11 hari lalu

DJP soal Pungutan Pajak Rumah Kontrakan di 2027: Bukan Pengenaan Baru

15 hari lalu

Purbaya Tunda Pungut Pajak Marketplace, Pedagang Online Baru Kena PPh 1 November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal