Industri Baterai Kendaraan Listrik Bisa Sumbang PDB Rp361 Triliun Per Tahun

Suparjo Ramalan
Komisaris utama (komut) Indonesia Battery Corporation (IBC)Agus Tjahajana Wirakusumah

"Persentase tersebut karena kesadaran untuk mengurangi emisi gas rumah kaca," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahada mengungkapkan, pabrik baterai kendaraan atau mobil listrik di Indonesia akan mulai dibangun Juli atau selambat-lambatnya Agustus 2021, sehingga diharapkan bisa mulai produksi pada 2023.

Untuk pembangunan pabrik, Indonesia bekerja sama dengan LG Energy Solution, LG Chem, LG International, Posco, dan Huayou Holding. Penandatanganan perjanjian pembangunan pabrik baterai sel dan peletakkan batu pertama dilakukan bulan ini. 

Pabrik ini akan dibangun di Kota Deltamas, karawang, Jawa Barat. Investasi pabrik baterai mobil listrik diperkirakan sebesar 9,8 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp142 triliun.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Rasio Utang RI Tembus 40,46 Persen dari PDB, Purbaya: Kita Masih Aman

Mobil
3 hari lalu

Pabrik BYD di Subang Senilai Rp16 Triliun Siap Beroperasi

Mobil
4 hari lalu

Terungkap, Ada 91 Perusahaan Rakit Kendaraan Listrik di Indonesia

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal