Industri Baterai Kendaraan Listrik Bisa Sumbang PDB Rp361 Triliun Per Tahun

Suparjo Ramalan
Komisaris utama (komut) Indonesia Battery Corporation (IBC)Agus Tjahajana Wirakusumah

"Persentase tersebut karena kesadaran untuk mengurangi emisi gas rumah kaca," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahada mengungkapkan, pabrik baterai kendaraan atau mobil listrik di Indonesia akan mulai dibangun Juli atau selambat-lambatnya Agustus 2021, sehingga diharapkan bisa mulai produksi pada 2023.

Untuk pembangunan pabrik, Indonesia bekerja sama dengan LG Energy Solution, LG Chem, LG International, Posco, dan Huayou Holding. Penandatanganan perjanjian pembangunan pabrik baterai sel dan peletakkan batu pertama dilakukan bulan ini. 

Pabrik ini akan dibangun di Kota Deltamas, karawang, Jawa Barat. Investasi pabrik baterai mobil listrik diperkirakan sebesar 9,8 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp142 triliun.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Mobil
14 hari lalu

Ekspansi, Polytron Bangun 3 Showroom Mobil Listrik Sekaligus dengan Layanan Darurat

Nasional
15 hari lalu

Tutup Defisit APBN, Pemerintah Tarik Utang Rp614,9 Triliun

Nasional
15 hari lalu

IMIP Operasikan 502 Unit Kendaraan Listrik, Dukung Target Nol Emisi 2060

Mobil
22 hari lalu

BYD Ungkap Indonesia Jadi Negara dengan Perkembangan EV Tercepat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal