Inflasi Inggris Kembali Tembus Level Tertinggi 40 Tahun gara-gara Harga Pangan Melonjak

Dinar Fitra Maghiszha
Inflasi Inggris kembali tembus level tertinggi 40 tahun gara-gara harga pangan melonjak. Foto: Reuters

Kondisi ini akan semakin menekan rumah tangga Inggris, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Bank of England juga berada di bawah tekanan untuk menaikkan suku bunga bulan depan.

Sementara dukungan pemerintah untuk tagihan energi rumah tangga dan bisnis juga diragukan setelah Menteri Keuangan Inggris yang baru Jeremy Hunt membatasi cakupan program menjadi enam bulan, dari sebelumnya dua tahun. 

Banyak rumah tangga menghadapi kenaikan biaya sebagai akibat langsung dari kejatuhan pasar keuangan dari agenda pertumbuhan ekonomi Perdana Menteri Liz Truss, yang sebagian besar dibalikkan oleh Hunt dalam upaya untuk memulihkan kepercayaan investor yang hancur di Inggris.

Bahkan tanpa gejolak politik dan keuangan baru-baru ini, Inggris terpukul keras oleh lonjakan harga gas yang disebabkan invasi Rusia ke Ukraina, yang telah menambah masalah pada rantai pasokan pasca-Covid dan kekurangan tenaga kerja, sehingga menciptakan tekanan yang kuat pada standar hidup.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

Rupiah Nyaris Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, BI Gencar Intervensi Jaga Stabilitas

6 hari lalu

Cabai Rawit Merah Tembus Rp132.850 per Kg di Awal Pekan, Harga Bawang dan Beras Ikut Naik!

11 hari lalu

Cabai Merah Keriting Makin Mahal, Cek Harga Hari Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal