Iuran BPJS Kesehatan Naik, Menkeu: Negara Selalu Hadir untuk Masyarakat Miskin

Rully Ramli
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Kemenkeu)

"Kalau daerah memberikan kepesertaan banyak tapi tidak bayar kami juga mendisiplinkan mereka. Jadi kami ingin menyampaikan bahwa APBN itu selalu hadir untuk masyarakat miskin," tutur dia.

Menkeu juga memiliki pesan khusus bagi peserta mandiri yang terdiri dari peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja. Dia meminta agar mereka membayar iuran secara teratur dengan semangat gotong royong demi menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

"Untuk yang mampu dia harus ikut urunan," ucapnya.

Menurut Menkeu, besaran iuran yang sudah disepakati sudah dihitung secara matang-matang oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Pemerintah, kata dia, mendukung kenaikan tersebut.

"Mengenai tarif itu dilihat oleh DJSN bagaimana kita bisa menjaga agar (program) Jaminan Kesehatan Nasional tetap bisa jalan. Keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu sudah luar biasa besar," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kemenag Dapat Tambahan Anggaran Rp5,78 Triliun untuk Tunjangan Guru dan Dosen

7 hari lalu

Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Kerugian Fraud Turun Jadi Rp6 Triliun

10 hari lalu

Pemerintah Kembali Lelang Surat Utang Negara, Incar Dana Rp32 Triliun

14 hari lalu

Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru Kemenkeu, Siapa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal