Kalah dari Vietnam, Peringkat EoDB Indonesia Stagnan di 73

Rahmat Fiansyah
Bank Dunia. (Foto: ilustrasi/AFP)

JAKARTA, iNews.id - Peringkat Indonesia untuk kemudahan berbisnis atau Ease of Doing Business (EoDB) 2020 tetap 73. Dengan kata lain, target untuk masuk ke dalam 40 besar yang dicanangkan Presiden Jokowi gagal terpenuhi.

Dalam laporan "Doing Business 2020" yang dirilis Bank Dunia, skor EoDB Indonesia sebenarnya naik dari 67,96 menjadi 69,6. Namun, kenaikan itu kalah cepat dengan negara-negara lain sehingga peringkat RI tidak berubah.

Bank Dunia mencatat ada lima perbaikan perizinan yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Perbaikan tersebut dilakukan lewat digitalisasi izin memulai bisnis (starting business), pembayaran pajak (paying taxes), perdagangan lintas negara (trading access borders), penegakan kontrak (enforcing contract).

"Indonesia membuat proses memulai bisnis lebih mudah dengan memperkenalkan platform online untuk izin usaha dan menggantikan kertas-kertas dengan sertifikat elektronik," tulis laporan itu, dikutip iNews.id, Kamis (24/10/2019).

Selain itu, Bank Dunia juga mencatat adanya peningkatan pada akses listrik (getting electricity). Hal ini didorong oleh peningkatan pasokan listrik sehingga pelaku usaha bisa memperoleh akses listrik lebih cepat.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Nasional
2 hari lalu

Danantara Siap Borong Saham Lokal, Ini Kriteria Perusahaan yang Dilirik

Nasional
3 hari lalu

OJK Beberkan 8 Jurus untuk Reformasi Total Pasar Modal Indonesia

Nasional
3 hari lalu

Danantara bakal Masif Belanja Saham, Jaga Investasi dan Stabilitas Bursa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal