Kebijakan APBN dan APBD Tak Sejalan, Kemenkeu Usulkan RUU HKPD

Jeanny Aipassa
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

"TKDD  meningkat setiap tahunnya, bahkan mencapai lebih dari 40 persen penerimaan negara," ujar Sri Mulyani, melalui akun Instagramnya @smindrawati, Rabu (30/6/2021).

⁣Dia mengungkapkan, meskipun banyak capaian, seperti berkurangnya ketimpangan pendanaan antar daerah  dan mulai membaiknya rasio perpajakan daerah, masih banyak tantangan untuk melakukan perbaikan. 

Sebagai contoh, masih banyak ketimpangan antar daerah pada angka partisipasi dalam pendidikan. Selain itu, perlu ditingkatkan kualitas cara mengelola keuangan daerah, begitu pula porsi belanja APBD yang belum memadai untuk belanja infrastruktur publik dibandingkan dengan belanja aparatur, dan pola penyerapan APBD belum optimal. 

Itu sebabnya, lanjut Sri Mulyani, pemerintah menginisiasi RUU rancangan undang-undang (RUU) HKPD yang bertujuan untuk meminimalkan ketimpangan vertikal (Pemerintah Pusat dan Daerah) dan horisontal (antardaerah) sekaligus menjaga pemerataannya. 

Selain itu, juga untuk penguatan pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan belanja yang berkualitas dan mendorong kesinambungan fiskal, penguatan sistem pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD), serta menjaga kesinambungan fiskal dengan penyelarasan kebijakan fiskal pusat dan daerah. ⁣

"Semoga RUU ini akan dapat mewujudkan peningkatan pemberian layanan kepada masyarakat di seluruh pelosok nusantara yang semakin merata dan dengan kualitas yang memadai, sehingga pada akhirnya dapat menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Bismillah," kata Sri Mulyani.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

APBN Semester I 2026 Defisit, Purbaya Tegaskan Fiskal Tetap Terjaga

6 hari lalu

Pembangunan IKN Tahap II Dikebut, Siap Jadi Ibu Kota Politik di 2028

6 hari lalu

Purbaya Ungkap Cara Bereskan Utang Whoosh, Pastikan Tak Pakai APBN

7 hari lalu

Pramono Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali usai Hancur Ditabrak Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal