Kedapatan Timbun Pangan, Perusahaan Akan Masuk Daftar Hitam Kemendag

Rully Ramli
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus memantau ketersediaan pasokan dan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Pasalnya, selama periode tersebut harga-harga barang trennya mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih menuturkan, pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan menyusul potensi permainan oknum di pasar yang menyebabkan stok bahan pokok menipis dan harga menjadi mahal. Dia akan menindak tegas, oknum yang dengan sengaja membuat kepanikan sehingga masyarakat sulit memperoleh harga pangan yang terjangkau.

Karyanto melanjutkan, Kemendag akan mengawasi perusahaan-perusahaan besar dan tak menutup kemungkinan mencabut izin operasinya serta memasukkanya ke daftar hitam (black list) jika kedapatan mempermainkan pasar pangan. Penindakan yang akan disasar Kemendag, yakni penimbunan yang membuat harga pangan menjadi mahal.

"Penimbunan bisa ada hukumnya, bahkan bisa dipidana, dari sisi Kemendag akan dicabut izinnya, bukan cuma dicabut tapi juga di-black list," kata Karyanto saat menggelar diskusi bersama media di Hotel Artotel, Selasa (13/11/2018).

Dia memastikan, ketika perusahaan sudah masuk ke dalam daftar hitam, pelaku tidak dapat lagi membuka usaha di bidang yang sama. Pihaknya juga menyatakan, daftar tersebut akan masuk sistem yang sudah terintegrasi sehingga catatan kejahatannya tak bisa hilang.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Harga Daging Sapi hingga Cabai Merah Turun di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Nasional
8 hari lalu

Harga Pangan Akhir Pekan: Bawang, Beras hingga Minyak Goreng Kompak Naik

Nasional
9 hari lalu

Harga Cabai Rawit Merah Masih Rp100.000 per Kg, Mendag: Problemnya Cuaca

Nasional
9 hari lalu

Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 di Pasar Minggu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal