Kelistrikan Kalimantan Siap Sambut Ibu Kota Negara Baru

Yanto Kusdiantono
kebutuhan listrik untuk Ibu Kota baru diperkirakan mencapai 500 MW dan diyakini bisa dipenuhi. (Foto: Istimewa)

Untuk itu, kata dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pasokan listrik untuk Ibu Kota baru di Kalimantan. Apalagi pada 2024 nanti, pasokan listrik di wilayah itu diproyeksikan mencapai 4.000 MW. 

MoU dengan Industri

Dengan kondisi kelistrikan yang diperkirakan terus mengalami surplus, PLN Regional Kalimantan saat ini sedang gencar melakukan pendekatan kepada industri untuk menyerap listrik. PLN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perusahaan dengan total kapasitas listrik yang dibutuhkan sekitar 500 MW.

"Kami perkirakan 1-2 tahun ke depan mereka siap sambil kita bangun transmisinya," ujar dia. 

Dalam MoU tersebut beberapa sektor industri yang sudah menyatakan minatnya untuk menyerap listrik PLN adalah perkebunan kelapa sawit, smelter, migas, dan kawasan industri. "Total ada tujuh perusahaan yang melakukan MoU," ujar Machnizon. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

Listrik di Jakarta Mati Serentak Kemarin, Kementerian ESDM Turun Tangan Investigasi

Megapolitan
24 hari lalu

PLN Ungkap Penyebab Listrik Mati Serentak di Jakarta Hari Ini

Bisnis
25 hari lalu

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN, Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap

Internasional
28 hari lalu

AS Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Tolak Kesepakatan Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal