Kepala BKPM Pasang Strategi Investor Tak Perlu Beli Lahan

Antara
Investor tidak perlu membeli lahan terutama untuk investasi di kawasan industri Batang, Jawa Tengah, yang akan segera diresmikan. Foto: Anjtara)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan pihaknya telah menyiapkan konsep baru bagi investor. Di mana investor tidak perlu membeli lahan terutama untuk investasi di kawasan industri Batang, Jawa Tengah, yang akan segera diresmikan.

"Kami akan meresmikan kawasan industri di Batang. Ini ada 4.500 hektare tanah kita siapkan. Di mana seluruh investor yang masuk tidak perlu beli tanah. Dia sewa dalam waktu panjang bekerja sama dengan BUMN," ujarnya dalam webinar, Minggu (28/6/2020) malam.

Menurut Bahlil, konsep tersebut merupakan baru yang disiapkan untuk memudahkan dan meyakinkan investor masuk ke Indonesia. Masalah tanah menjadi salah satu alasan investor lebih memilih Vietnam daripada Indonesia untuk berinvestasi. Alasan lain, tentunya regulasi di Indonesia yang berbelit-belit.

"Tanah di Vietnam disiapkan oleh negara atau dia (investor) sewa jangka panjang atau dibayar maksimal Rp1,2 juta per meter. Di Indonesia, 1 meter tanah bisa sampai Rp3,9 juta. Lama-lama saya bilang, 'Ini bukan kawasan industri, tapi kawasan industri tanah'," katanya menegaskan.

Sebelumnya, Bahlil menjelaskan alasan digesernya pengembangan kawasan industri di Brebes ke Batang, Jawa Tengah, yang disiapkan untuk menarik pengusaha asal Jepang, Korea Selatan, dan AS merelokasi pabriknya ke Indonesia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

2 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

3 hari lalu

MNC Sekuritas Gelar Emiten Talk: Transforming Mobility Unlocking Growth, bersama VKTR di IG Live

11 hari lalu

Pramono Tawarkan 37 Proyek Jakarta ke Investor Dunia di New York, Nilainya 7 Miliar Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal