Libur Panjang Akhir Tahun Dipangkas, Pengusaha Hotel dan Restoran Gigit Jari

Aditya Pratama
Pekerja membersihkan ruangan dan kamar hotel. (Foto: Ant)

"Sekarang saja sudah susah bertahan apalagi nanti," katanya.

Maulana mengatakan, sektor pariwisata adalah sektor yang sangat bergantung dengan adanya interaksi dan pergerakan orang. Pada masa pandemi ini, hotel secara khusus mengalami penurunan pendapatan besar.

"Dari Maret sampai November sudah sembilan bulan, kalau kita total dalam sembilan bulan ini kisaran okupansi bergerak antara 20-30 persen average secara nasional. Kemudian kalau kita compare year on year occupancy kalau kita ambil dari tahun 2019, Okupansi terendah itu ada di angka 40 persen dan itu hanya satu bulan pada Maret 2019 dan begitu pula di 2018," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Kuliner
13 hari lalu

Viral Restoran Uncle Roger di Malaysia Tutup Permanen, Nasi Gorengnya Biasa Saja? 

Keuangan
16 hari lalu

IHSG Diprediksi Melemah Jelang Libur Panjang Nyepi-Lebaran

Destinasi
22 hari lalu

Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026 Diprediksi Picu Lonjakan Hunian Hotel, Ini Penjelasannya!

Destinasi
27 hari lalu

4 Hotel Ini Masuk Forbes Travel Guide Five-Star 2026, Cek Daftarnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal