Luhut Sebut Ada 180.000 Tenaga Kerja di Sektor Pariwisata Terdampak Covid-19

Taufik Fajar
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dok Facebook)

JAKARTA, iNews.id - Dampak pandemi virus corona (Covid-19) menekan berbagai sektor penggerak ekonomi nasional. Salah satunya, industri pariwisata yang paling terpuruk karena adanya pembatasan pergerakan akibat Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dampak pandemi Covid-19 terhadap pariwisata mengancam 180.000 tenaga kerja di sektor ini. "Lebih dari 180.000 tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merasakan dampaknya dan ada 2.000 hotel berhenti operasi," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/7/2020).

Untuk mendorong kembali sektor pariwisata, salah satu solusinya dengan meningkatkan kunjungan turis domestik.

"Maka dari itu solusi dia ingin sektor pariwisata diselamatkan dengan meningkatkan kunjungan turis domestik mulai triwulan III 2020," ujar dia.

Dia juga menjelaskan, industri pariwisata tengah mengalami tekanan yang luar biasa di tengah pandemi Covid-19. Tercatat selama bulan Mei 2020 perjalanan wisata di Indonesia nyaris anjlok 100 persen. 

"Bulan Mei kemarin BPS mencatat perjalanan wisata turun hampir 100 persen," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
13 hari lalu

BI Catat Penyerapan Tenaga Kerja Melambat di Triwulan II 2026, Ini Datanya

16 hari lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

16 hari lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

16 hari lalu

Realisasi Investasi RI Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal