Marak Komisaris BUMN Mundur karena Jadi Timses Capres-Cawapres, Ini Respons DPR

Suparjo Ramalan
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merespons maraknya aksi mundur para Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena menjadi tim sukses (timses) calon presiden (capres), dan calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024. 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, mengatakan pengundura diri para komisaris BUMN yang tergabung menjadi timses capres-cawapres adalah langkah tepat, lantaran resmi bergabung dalam tim sukses (timses) pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024 mendatang. 

BUMN merupakan perseroan negara yang bersifat profesional. Di mana, menjadi alat pemerintah untuk menata kebijakan makro nasional hingga menyediakan layanan kebutuhan masyarakat. Sehingga, dilarang secara Undang-undang (UU) apabila BUMN di bawa ke rana politik praktis. 

Komisaris dan Direksi BUMN yang berkecimpung di dalam politik baik mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg), kepala daerah (pilkada), dan tim sukses, harus mengundurkan diri dari jabatannya di perusahaan pelat merah.  

“Undang-undangnya begitu, timses ya juga caleg, legislatif juga, supaya BUMN tidak dijadikan sebagai lembaga yang partisan kolektif, di situ harus betul-betul profesionalitas dalam kaitan aksi korporasi itu dengan potensi profesionalitas,” ungkap Aria Bima, saat ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Utara, Jumat (17/11/2023). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Tanda Kehormatan, Prestasinya Membanggakan

10 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

12 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

13 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal