Mentan Syahrul Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Jatim ke 17 Negara

Pramono Putra
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor sembilan komoditas pertanian seberat 2.190 ton asal Provinsi Jawa Timur (Jatim). (Foto: iNews/Pramono Putra)

“Ini membuktikan bahwa, kita mampu. Kita bisa dan kita harus bangkit. Kami akan support penuh apa yang bisa kita lakukan bersama,” ucapnya.

SYL membeberkan, Liberia, Mesir, Amerika Serikat, Pakistan, Yunani dan Finlandia menjadi bagian dari 17 negara yang dituju pada ekspor hari ini. Ekspor tersebut dengan beragam komoditas, yaitu Kopis, Tepung Kakao, Sarang Burung Walet, Pakan Ayam, Premix dan Tepung Kakao.

Dia menuturkan, penetrasi ekspor bagi pemerintah adalah sebuah kebanggaan negara. Namun, bagi masyarakat adalah sebuah berkah. Berkah bagi petani dan pelaku agribisnis serta masyarakat sekitar yang hidup dari sektor itu. 

Dia menyatakan, semua negara membutuhkan tanaman daerah tropis sehingga komoditas pertanian masih bisa diekspor. Pasalnya, komoditas seperti sayur hingga buah-buahan sangat dibutuhkan.

"Kita masih bisa ekspor ke berbagai negara itu berarti komoditas kita dibutuhkan baik sayur, buah-buahan atau komoditas lainnya," tutur dia.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil yang juga mendampingi kunjungan tersebut mengaku siap mengakselerasi ekspor produk pertanian dengan skema kemitraan. “Kami memiliki klinik ekspor yang dilengkapi dengan aplikasi peta ekspor. Potensi dan sentra dapat dimonitor dan dapat dijadikan landasan bagi pengembangan kawasan pertanian berbasis ekspor," uar Jamil.

Informasi pada klinik ekspor dapat diakses melalui kantor layanan karantina pertanian di Tanah Air. "Layanan ini adalah bagian dari lima langkah strategis Kementerian Pertanian untuk mencapai target Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor, Gratieks," ujar Jamil yang juga didampingi Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Mussyafak Fauzi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

3 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

5 hari lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

22 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal