Menteri ATR, Hadi Tjahjanto. (Foto: Dok. Kementerian ATR/BPN)
Ikhsan Permana SP

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto, menargetkan ada kabupaten atau kota yang memiliki sertifikat tanah lengkap di akhir 2022. 

Adapun sekitar 3-5 kabupaten/kota yang ditargetkan memiliki sertifikasi lengkap. Artinya, seluruh tanah di kabupaten/kota tersebut sudah disertifikasi. 

"Untuk sertifikat sendiri saya sudah punya target bahwa sebelum atau berakhirnya tahun 2022 itu ada kota atau Kabupaten yang sudah berstatus Kabupaten lengkap atau kota lengkap artinya seluruh kabupaten itu atau kota itu semuanya sudah di sertifikatkan tanahnya, ada setiap provinsi ada tiga atau empat atau lima," kata Hadi, dalam program Podkabs yang ditayangkan channel Youtube Sekretariat Kabinet RI, dikutip Minggu (3/7/2022).

Menurut dia, seandainya target itu terwujud, artinya di Indonesia baru pertama kali ada wilayah yang tanahnya bisa tersertifikat secara lengkap.

"Kita bisa sampaikan bahwa wilayah itu adalah menjadi wilayah yang memberlakukan hukum positif. Artinya apa, hukum positif ketika ada investor datang, tenang, karena semua tanah sudah tersertifikasi dengan baik," ujar Hadi. 

Dia mengungkapkan, dengan sertifikasi tanah yang lengkap, praktik mafia tanah juga bisa diberantas. Bahkan Hadi tak segan mempidanakan mafia tanah yang mengaku memiliki tanah di daerah yang sudah memiliki sertifikasi tanah lengkap.

"Kalau ada mafia tanah dia juga enggak bisa ngaku-ngaku. Kalau dia ngaku-ngaku, itu langsung kita pidanakan, itu target saya," ujar Hadi.

Dia mengaku, optimistis dengan target tersebut. Bahkan Hadi mengungkapkan 95 persen keyakinannya untuk merealisasikan target tersebut.

"Saya katakan 95 persen saya berani mengatakan itu, karena yang 5 persen adalah persentase kegagalan, ada ini itu ya kurang lebih 5 persen, karena saya harus turun ke lapangan," tutur Hadi.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT