Neraca Dagang RI Surplus Lagi, BKF: Awal yang Baik Memperkuat Resiliensi Ekonomi

Michelle Natalia
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu. (Foto: Ist)

Ekspor produk nonmigas ke China yang mencapai 25,2 persen dari total ekspor non-migas tumbuh sebesar 49,4 persen (yoy). Diikuti dengan ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN (18,9 persen dari total ekspor nonmigas) dan India (6,5 persen dari total ekspor nonmigas) yang masing-masing tumbuh 17,5 persen, dan 30,5 persen secara tahunan.

“Walaupun PMI Manufaktur beberapa negara mitra dagang utama Indonesia seperti China masih ada dalam zona kontraksi, ekspor masih tumbuh tinggi di awal tahun ini,” kata dia.

Sementara itu, impor bulan Januari 2023 tercatat sebesar 18,44 miliar dolar AS atau tumbuh 1,27 persen (yoy). Dilihat dari penggunaannya, baik impor barang konsumsi, barang modal, dan bahan baku penolong masih tumbuh positif, masing-masing sebesar 1,09 persen (yoy), 5,66 persen (yoy) dan 0,41 persen (yoy). 

“Pertumbuhan semua jenis impor yang konsisten positif di semua jenis menunjukkan bahwa aktivitas produksi di dalam negeri masih terus ekspansif yang sejalan dengan indikator PMI yang meningkat di bulan Januari,” ucap Febrio.

Sementara dilihat dari jenis komoditasnya, impor didominasi oleh komoditas utama, termasuk mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.

Febrio menuturkan, ke depan, pemerintah tetap mewaspadai potensi tekanan dari perlambatan ekonomi global, sebagaimana tercermin dari masih terkontraksinya PMI Manufaktur negara mitra dagang. 

"Pemerintah akan terus mengupayakan untuk meningkatkan daya saing produk ekspor, termasuk melalui dorongan hilirisasi sumber daya alam, serta mendorong diversifikasi negara tujuan ekspor, termasuk ke negara-negara potensial," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 hari lalu

Danantara Mulai Garap 26 Proyek Hilirisasi, Nilai Investasi Tembus Rp225 Triliun 

17 hari lalu

Harga Daging Sapi hingga Bawang Putih Naik 9 Juli, Ini Rinciannya

19 hari lalu

Neraca Perdagangan Jabar Januari hingga Mei 2026 Surplus 11,31 Miliar Dolar AS

19 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal