Pemerintah Alokasikan Rp414 Triliun untuk Program PEN 2022

Rina Anggraeni
Pemerintah akan mengalokasikan Rp414 triliun pada program PEN 2022 untuk melindungi tiga sektor dari pandemi covid-19 yaitu kesehatan, masyarakat, dan ekonomi. (foto: dok. iNews.id)

"Sama seperti 2021 kita berharap pengelola anggaran di K/L dan pemerintah daerah harus tetap memiliki fleksibilitas. Artinya kita tetap berjaga-jaga covid-19 tidak akan meningkat lagi sehingga kegiatan masyarakat, sosial, ekonomi dan keuangan bisa berjalan," kata dia.

Sementara itu, dari sisi belanja, realisasi tahun 2021 sebesar Rp2.058,9 triliun atau tumbuh 0,8 persen dan setara 74,9 persen dari yang direncanakan senilai Rp2.750,0 triliun. Belanja pemerintah pusat senilai Rp1.416,2 triliun atau mencatatkan pertumbuhan 5,4 persen, sedangkan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) 642,6 triliun atau minus 7,9 persen.

Dengan kinerja tersebut, defisit APBN hingga Oktober 2021 telah mencapai Rp 548,9 triliun atau 3,29 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Defisit itu juga setara 54,5 persen dari yang direncanakan senilai Rp1.006,4 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Health
12 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
12 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
12 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
12 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal