Pemerintah AS Tutup, Gaji 800.000 PNS Belum Dibayar

Koran SINDO
Pegawai pemerintah federal AS berunjuk rasa menuntut pemerintahan kembali dibuka. (Foto: AFP)

Pengguna Twitter lainnya, Cat Heifner, yang mengeposkan slip gaji kakaknya menyatakan kakaknya hanya dibayar 1 sen setelah mengabdi sebagai pengatur lalu lintas udara. Saat ini, Bank Makanan AS sedang mencoba membagikan makanan untuk para PNS yang tidak digaji. Mereka menerjunkan puluhan sukarelawan.

“Kami mengemas makanan untuk para karyawan yang terkena dampak shut down,” kata Kepala Bank Makanan Radha Muthiah.

Jumlah barang jualan pada situs jual beli di AS membeludak. Hal itu terjadi karena para PNS AS mencoba menjual barang atau benda berharga demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Barang yang diperjualbelikan beragam, mulai dari kasur hingga mainan anak-anak.

Namun barang itu lebih menonjol dari barang lain karena terdaftar sebagai barang spesial shut down. Dari 800.000 PNS yang belum digaji, 350.000 di antaranya diberhentikan sementara waktu, sedangkan yang lainnya tetap bekerja.

Ribuan PNS terpaksa pula mengajukan tunjangan pengangguran di tengah ketidakpastian ini. Bandara Internasional Miami juga dilaporkan akan melakukan penutupan operasi di seluruh terminal pada akhir pekan ini. Pasalnya, banyak pekerja di bagian paling penting yang “diistirahatkan” untuk sementara waktu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
12 jam lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Internasional
13 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Internasional
13 jam lalu

Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal