Pemprov DKI Tunda Proyek 3 Flyover dan 1 Underpass Senilai Rp378 Miliar

Koran SINDO
Flyover. (Foto: ilustrasi/Okezone)

”Tujuan pembangunan flyover tersebut guna menghilangkan persimpangan sebidang jalan rel dan jalan raya,” katanya.

Untuk status flyover Sunter Timur yang juga akan dibangun tahun ini menjadi tidak jelas lantaran pembangunan bersinggungan dengan dua proyek di sekitar di antaranya proyek Stadion Internasional BMW dan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter.

”Untuk sementara dikosongkan. Nanti menunggu redesain lagi. Artinya tidak kita kerjakan dulu,” ungkapnya.

Menurut dia, pembangunan jalan tidak sebidang itu menjadi prioritas karena tingkat kerawanan dan kemacetan di kawasan itu sangat kronis. Pembangunan flyover dan underpass diperkirakan sepanjang 500 meter dengan lebar sembilan meter.

”Harapan kami dibangunnya proyek tersebut bisa meminimalisasi kemacetan,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Januari 2027, Pramono: MRT-Mikrotrans Menyusul

19 hari lalu

Pemprov DKI Putuskan Jalur Sepeda Tetap Ada, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Pramono Buru Pelaku Perusakan CCTV di Pejompongan saat Demo

2 bulan lalu

Pramono soal Tarif Parkir Jakarta Naik jadi Rp60.000 per Jam: Bukan Angka dari Pemerintah DKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal