Pemprov DKI Tunda Proyek 3 Flyover dan 1 Underpass Senilai Rp378 Miliar

Koran SINDO
Flyover. (Foto: ilustrasi/Okezone)

”Tujuan pembangunan flyover tersebut guna menghilangkan persimpangan sebidang jalan rel dan jalan raya,” katanya.

Untuk status flyover Sunter Timur yang juga akan dibangun tahun ini menjadi tidak jelas lantaran pembangunan bersinggungan dengan dua proyek di sekitar di antaranya proyek Stadion Internasional BMW dan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter.

”Untuk sementara dikosongkan. Nanti menunggu redesain lagi. Artinya tidak kita kerjakan dulu,” ungkapnya.

Menurut dia, pembangunan jalan tidak sebidang itu menjadi prioritas karena tingkat kerawanan dan kemacetan di kawasan itu sangat kronis. Pembangunan flyover dan underpass diperkirakan sepanjang 500 meter dengan lebar sembilan meter.

”Harapan kami dibangunnya proyek tersebut bisa meminimalisasi kemacetan,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pramono soal Tarif Parkir Jakarta Naik jadi Rp60.000 per Jam: Bukan Angka dari Pemerintah DKI

6 hari lalu

Pramono Usul Pengembangan Rusun di Jakarta Terintegrasi Sekolah, Pasar hingga Transportasi Publik

31 hari lalu

Pemprov Jakarta Alokasikan Rp48,1 Miliar Perbaiki SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Terbengkalai 2 Tahun

2 bulan lalu

Prabowo: Jalan Fondasi Ketahanan Pangan-Energi, Hubungkan Pusat Produksi dan Permukiman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal