Penerimaan Negara Lampaui Target, CORE: Terbantu Harga Komoditas

Rully Ramli
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Pemerintah sempat mengatakan bahwa setiap pelemahan rupiah yang mencapai Rp100 dari dolar AS menyumbang penerimaan Rp4,7 triliun dan belanja juga naik sebesar Rp3,1 triliun. Oleh karena itu, keseimbangan APBN akan sebesar Rp1,6 triliun bila rupiah melemah Rp100 dari dolar AS.

Namun, dengan torehan positif realisasi APBN 2018, pemerintah masih belum bisa memacu angka pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan di angka 5,4 persen. Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 berada di angka 5,15 persen.

"Pemerintah perlu memperhatikan efek multiplier fiskal yang relatif rendah. Ekspansi fiskal khususnya di belanja modal ternyata tidak mampu memacu pertumbuhan ekonomi," tutur Pieter.

Selain itu Pieter melihat, realisasi APBN tidak berhasil memberikan sentimen positif untuk defisit transaksi berjalan pemerintah. "Defisit transaksi berjalan kita justru melebar bahkan diperkirakan melampaui batas psikologis 3 persen PDB," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
8 hari lalu

Harga Pangan di Jakarta Mulai Naik, Pramono Pastikan Inflasi Tetap Terkendali

24 hari lalu

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran Pajak di Industri Baja dan Bahan Bangunan Tembus Rp10 Triliun

2 bulan lalu

Bea Cukai Bongkar Peredaran 19.142 Botol Miras Ilegal Senilai Rp12,55 Miliar di Bali

2 bulan lalu

APBN Semester I 2026 Defisit, Purbaya Tegaskan Fiskal Tetap Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal