Penuhi Kebutuhan Listrik Filipina, Duterte Akan Manfaatkan Tenaga Nuklir

Djairan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bataan 621 megawatt yang sudah selesai pada 1984, namun akhirnya dinonaktifkan setelah bencana Chernobyl di Uni Soviet yang meruntuhkan kediktatoran Ferdinand Marcos, yang memerintahkan pembangunan proyek tersebut.

Dalam rencana terbaru ini, Komite Senat Filipina akan menilai kelayakan penambahan nuklir ke bauran daya Filipina, dengan mempertimbangkan implikasi ekonomi, keamanan dan lingkungan. Jika terus berjalan, proyek itu bisa membangun fasilitas baru atau merehabilitasi pabrik Bataan.

Meskipun sebenarnya negara tersebut tidak memiliki kebijakan nuklir, Filipina telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan atom Rusia Rosatom tentang studi kelayakan untuk menempatkan pembangkit nuklir kecil di daerah-daerah yang jauh.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

11 hari lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

12 hari lalu

Ngeri! Siswa SMA Filipina Tembaki Teman di Sekolah Gabung Grup Penyuka Kekerasan

12 hari lalu

Siswa SMA di Filipina Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 2 Orang, Motif Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal