"Kalau untuk Premium itu harus melalui Perpres. Tapi sampai hari ini memang belum ada Perpres apapun yang menyebutkan bahwa premium akan ditiadakan," katanya.
Kendati demikian, Arifun mengaku Pertamina terus mendorong masyarakat untuk meninggalkan Premium. Caranya dengan memberikan harga Pertalite setara Premium di sejumlah daerah. Apabila benar Premium dihapus, maka perlu kerja sama dari seluruh pihak.
"Program ini pasti bekerja sama dengan pemerintah daerah, Pemkab, ataupun Pemkot, dan itu peran dari kepala daerah kabupaten kota itu sangat berpengaruh dalam kelancaran program ini," kata dia.