Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Minus 4,3 Persen, Ini Langkah Pemerintah

Suparjo Ramalan
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2020 diprediksi minus 4,3 persen, pemerintah menyiapkan langkah-langkah strategis. (Foto: Sindonews)

"Kita melihat ada investasi yang sifatnya jangka panjang, ini yang terus berjalan. Seperti pemerintah pemilik proyek strategi nasional ini, proyek strategi nasional yang kemarin tertunda karena PSBB sekarang sudah mulai kembali bergerak terutama di sektor infrastruktur," ujarnya.

Sementara itu, situasi geopolitik yang kian memanas antara China dan Amerika Serikat (AS) menjadi potensi bagi Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN untuk mengundang investor asal luar negeri. Kondisi ini, lanjut Airlangga, yang dibaca oleh pemerintah sehingga berbagai persiapan tengah dibidik. Salah satunya adalah dengan diberlakukannya Undang-undang cipta kerja. 

"Sedangkan investasi yang lain, tentu kita berharap akibat dati China dan AS yang situasinya (memanas), membuat Indonesia dan negara negara ASEAN lain menjadi alternatif investasi. Ini yang akan dikejar dengan berbagai kegiatan termasuk di dalamnya yang sekarang sedang dibahas antara pemerintah dan DPR, yaitu terkait dengan UU cipta kerja," ujar Airlangga. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Luhut Yakin Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen di Masa Prabowo: Bukan Hal Sulit

10 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

13 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

14 hari lalu

Wamendagri Dorong Pemda Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bukan Andalkan TKD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal