Pesan Sri Mulyani dalam Rapat Terakhir KSSK dengan Agus Marto

Ade Miranti Karunia Sari
Konfrensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) di Gedung BI, Jakarta. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

Untuk itu, BI menempuh empat langkah kebijakan. Pertama, BI akan senantiasa berada di pasar untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai, baik valas maupun rupiah serta berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mendorong lindung nilai.

Upaya kedua yaitu, memantau perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap perekonomian domestik. Ketiga, memperkuat second line of defense bersama dengan institusi eksternal terkait.

Terakhir, apabila tekanan terhadap nilai tukar terus berlanjut serta berpotensi mengganggu stabilitas perekonomian, otoritas moneter tidak menutup ruang untuk menyesuaikan suku bunga kebijakan BI 7days repo rate.

"Kebijakan ini tentunya akan dilakukan secara berhati-hati, terukur, dan bersifat data dependence, mengacu pada perkembangan data terkini maupun perkiraan ke depan," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rp2.548 Triliun Kredit Masih Nganggur, Bos BI Ungkap Penyebabnya

8 hari lalu

BI Buka Suara terkait Rupiah Bertanda Tangan Purbaya yang Jadi Buruan Kolektor

28 hari lalu

Destry Damayanti Ucapkan Sumpah Jabatan di MA, Resmi Pimpin BI hingga 2031

28 hari lalu

Profil Destry Damayanti, Gubernur BI Baru Pengganti Perry Warjiyo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal