Prabowo-Sandi Akan Naikkan Batas PTKP, Ini Tanggapan Wapres JK

Isna Rifka Sri Rahayu
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Kementerian Keuangan mencatat defisit APBN per Februari 2019 sebesar 0,34 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara, target defisit APBN di tahun ini sebesar 1,84 persen dari PDB.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengkritik rendahnya kemampuan pemerintah dalam memungut pajak. Rasio pajak saat ini disebutnya lebih rendah daripada pada era Orde Baru.

Bahkan rasio pajak Indonesia dinilai lebih rendah dibanding negara-negara tetangga. Dia menyebut, rasio pajak Indonesia tertinggal dari Thailand (16 persen) dan Malaysia (18 persen).

Prabowo mengatakan, pendapatan negara yang seharusnya diterima mencapai Rp4.000 triliun. Namun, yang diterima hanya di kisaran Rp2.000 triliun. Angka itu, dia merujuk pada pernyataan salah satu anggota komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Kalau saya katakan bocor Rp1000 T ternyata KPK katakan lebih. Tahun 1997 Orde baru, tax ratio sempat 16 persen, sekarang merosot 10 persen. Kita kehilangan 60 miliar dolar AS setiap tahun," kata Prabowo saat debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Bertemu Dubes Iran, JK Janji PMI Kirim Obat-obatan ke Warga Iran Korban Serangan AS-Israel

Nasional
7 hari lalu

JK Ingatkan Risiko jika Defisit APBN di Atas 3 Persen, Apa Itu?

Nasional
7 hari lalu

JK Kumpulkan Akademisi, Soroti Penurunan Kemampuan Fiskal Daerah

Nasional
8 hari lalu

Guru Besar dan Peneliti Berkumpul di Rumah JK Sore Ini, Bahas Defisit Anggaran Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal