Purbaya Ungkap Neraca Dagang Indonesia Tetap Kuat, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR. (Foto: YouTube DPR RI)

Kinerja ekspor ini ditopang oleh produk industri pengolahan, termasuk CPO dan turunannya, serta besi baja. Selain itu, Purbaya menyebutkan adanya tarif resiprokal untuk Indonesia sebesar 19 persen, yang lebih kecil dari banyak negara lain, turut membantu kinerja ekspor.

Pemerintah juga terus membuka pasar ekspor baru melalui kerja sama internasional, seperti perjanjian EU-CEPA dan bergabungnya Indonesia dengan BRICS.

Surplus neraca perdagangan yang kuat ini juga berdampak positif pada instrumen keuangan. Purbaya mencatat bahwa tekanan pada rupiah mulai mereda dan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) terus menurun, menandakan pemulihan kepercayaan investor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Menkeu Purbaya Rapat Perdana dengan DPR, Pastikan Perekonomian RI Tetap Tangguh

5 jam lalu

4 Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara, Dinyatakan Bersalah di Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor

1 hari lalu

Usai Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu

2 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal