RI Ingin Gabung BRICS, Kadin: Upaya Hindari Middle Income Trap

muhammad farhan
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menyebut itikad Indonesia yang ingin bergabung dengan BRICS sebagai upaya menghindari Middle Income Trap. (Foto: Dok. Kadin)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menyebut itikad Indonesia yang ingin bergabung dengan BRICS sebagai upaya menghindari Middle Income Trap. Tindakan ini juga dilihat sebagai sikap Indonesia yang menjalankan kebijakan luar negeri bebas aktif.

Anindya menegaskan, kesamaan dari negara anggota BRICS yakni saling berupaya guna menghindari middle income trap, yang menjadi mayoritas kelompok masyarakat di negara-negara berkembang.

"Jadi paling tidak kita bisa lihat kesamaannya adalah bagaimana bisa avoid middle income trap," ucap Anindya dalam keterangannya dikutip, Minggu (3/11/2024).

Anindya menambahkan, semangat keanggotaan negara-negara BRICS adalah semangat pembangunan dari negara berkembang yang menuju menjadi negara maju.

"Saya rasa BRICS itu kan yang namanya juga Brazil, Rusia, India lalu juga ini kan South Africa, China. Nah, ini negara-negara yang besar, banyak juga yang di G20, negara juga yang ada di G20, tapi ini negara yang bisa dibilang aliansinya dari negara berkembang yang sudah menjadi negara maju," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Prabowo Sebut BRICS Perkuat Peran Global South dalam Bentuk Masa Depan Dunia

6 hari lalu

Prabowo Pamer Indonesia Kini Jadi Eksportir Beras dan Jagung di KTT BRICS 2026

6 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

6 hari lalu

Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal