Rosan Roeslani soal Paket Stimulus Kedua: Eskpor-Impor Harus Ada Relaksasi 

Aditya Pratama
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: iNews.id)

"Ketiga, kami diminta melakukan percepatan proses impor untuk istilah 500 reputable importir. Maksudnya yang punya importir yang punya reputasi tinggi ini kita minta kurangi treatment apapun, sehingga bisa kita percepat secepat-cepatnya," ucap Susiwijono.

Kebijakan keempat, pemerintah akan mengurangi logistic cost dan melakukan efisiensi di dalam proses logistik dengan cara mendorong nasional logistik ekosistem. Dengan begitu pada tahap awal mengintegrasikan sistem National Single Window (NSW) atau sistem yang berfungsi sebagai gerbang komunikasi dan integrasi antara sistem-sistem yang sudah ada.

"Seperti sistem pemerintahan, customs, perijinan, perbankan, logistic dan sebagainya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 hari lalu

Prabowo Panggil Rosan hingga Bahlil ke Hambalang, Bahas Hilirisasi-Penataan BUMN

30 hari lalu

Pemerintah Targetkan Investasi RI Rp2.322 Triliun di 2027, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

1 bulan lalu

Rosan Menghadap Prabowo, Lapor Danantara Ditawari Saudi Investasi di Bandara Madinah

2 bulan lalu

Danantara Pakai Gedung Danareksa untuk Operasional Awal Pusat Finansial Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal