Rosan Roeslani soal Paket Stimulus Kedua: Eskpor-Impor Harus Ada Relaksasi 

Aditya Pratama
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: iNews.id)

"Ketiga, kami diminta melakukan percepatan proses impor untuk istilah 500 reputable importir. Maksudnya yang punya importir yang punya reputasi tinggi ini kita minta kurangi treatment apapun, sehingga bisa kita percepat secepat-cepatnya," ucap Susiwijono.

Kebijakan keempat, pemerintah akan mengurangi logistic cost dan melakukan efisiensi di dalam proses logistik dengan cara mendorong nasional logistik ekosistem. Dengan begitu pada tahap awal mengintegrasikan sistem National Single Window (NSW) atau sistem yang berfungsi sebagai gerbang komunikasi dan integrasi antara sistem-sistem yang sudah ada.

"Seperti sistem pemerintahan, customs, perijinan, perbankan, logistic dan sebagainya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit RI soal Karhutla, Rosan Pastikan Investasi Tetap Terbuka

11 hari lalu

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Realisasi Investasi RI Tembus Rp3.923 Triliun 

12 hari lalu

Rosan Lapor Prabowo, Realisasi Investasi RI Tembus Rp1.539 Triliun dan Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

15 hari lalu

IHSG Anjlok 10,76 Persen, Dasco dan Rosan Datangi Gedung BEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal