Rupiah Ditutup Anjlok ke Rp16.787 per Dolar AS jelang Libur Natal

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi kurs rupiah melemah ke level Rp16.787 per dolar AS pada Selasa (23/12/2025). (Foto: ist)

Pejabat Israel juga telah memperingatkan bahwa Teheran mungkin sedang membangun kembali fasilitas pengayaan nuklir yang sebelumnya menjadi sasaran serangan AS pada bulan Juni. 

Selain itu, Israel berencana untuk memberi pengarahan kepada Washington tentang potensi serangan lebih lanjut terhadap Teheran.

Ke depan, pasar terus mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh Fed hingga tahun 2026, karena data terbaru menunjukkan tekanan inflasi yang mendingin dan pasar tenaga kerja AS yang lebih lemah.

Fokus pasar hari ini adalah pada rata-rata empat minggu Perubahan Ketenagakerjaan ADP, laporan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga yang tertunda, Pesanan Barang Tahan Lama, Produksi Industri, dan Kepercayaan Konsumen AS.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) mengungkap penyebab kredit 'nganggur' yang belum disalurkan perbankan (undisbursed loan) menyentuh Rp2.500 triliun per November 2025.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

3 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

4 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

8 hari lalu

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry Warjiyo dan Purbaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal