Rupiah Ditutup Anjlok ke Rp16.787 per Dolar AS jelang Libur Natal

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi kurs rupiah melemah ke level Rp16.787 per dolar AS pada Selasa (23/12/2025). (Foto: ist)

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat pertumbuhan undisbursed loan yang tetap tinggi menunjukkan masih adanya kelonggaran tarik kredit di masa depan yang dapat dimanfaatkan oleh debitur dalam melakukan ekspansi usaha. 

Dengan komitmen kredit atau pembiayaan yang besar, terdapat potensi peningkatan realisasi kredit di masa mendatang. Hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi membaik dan kepercayaan pelaku usaha meningkat.

Dengan posisi ini, sektor perbankan nasional dinilai tetap memiliki ruang untuk mendukung pembiayaan produktif, selama disertai dengan pendekatan yang cermat terhadap risiko dan arah kebijakan ekonomi ke depan. 

Pemulihan beberapa sektor ekonomi serta dukungan optimal dari kebijakan fiskal dan moneter juga akan meningkatkan efek multiplier ke konsumsi rumah tangga dan investasi dunia usaha.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
9 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
14 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Nasional
16 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS setelah Melemah hingga Rp17.000

Nasional
16 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal