Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.037 Pagi Ini!

Anggie Ariesta
Ilustrasi rupiah melemah terhadap dolar AS pada Selasa (4/8/2026). (Foto: iNews.id)

Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar masih mencermati prospek kebijakan The Federal Reserve (The Fed) serta data ketenagakerjaan AS. Investor juga bersikap hati-hati setelah tiga pejabat The Fed yang sebelumnya berbeda pandangan dalam rapat kebijakan pekan lalu kembali menegaskan pada Jumat bahwa inflasi masih berada di level terlalu tinggi.

"Mereka berpendapat bahwa kenaikan suku bunga segera diperlukan demi menjaga kredibilitas bank sentral dalam upaya pengendalian inflasi," kata Ibrahim dalam risetnya, Senin (4/8/2026).

Dari dalam negeri, aktivitas manufaktur Indonesia kembali masuk fase ekspansi pada Juli 2026 setelah mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya.

Meski demikian, pemulihan sektor industri dinilai masih berjalan bertahap. Kenaikan biaya bahan baku, melemahnya permintaan ekspor, serta sikap hati-hati pelaku usaha dalam pembelian bahan baku masih menjadi faktor yang membatasi pertumbuhan.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan rupiah masih berpotensi berada dalam tekanan hingga penutupan perdagangan hari ini.Dia memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.990 hingga Rp18.040 per dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS 

6 hari lalu

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Rupiah Diprediksi Melemah Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal