Rupiah Terus Melemah Lawan Dolar AS hingga ke Rp14.400, Ini Penyebabnya

Ferdi Rantung
Kurs rupiah terhadap dolar AS melemah dalam beberapa minggu terakhir. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah terhadap dolar AS melemah dalam beberapa minggu terakhir. Pelemahan tersebut tak terlepas dari meningkatnya indeks dolar AS terhadap mata uang dunia.

"Menguatnya indeks dolar mengakibatkan mata uang rupiah terus mengalami pelemahan," kata Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, Rabu (24/3/2021).

Indeks dolar, kata Ibrahim, saat ini bertengger di level 92,5 poin. Stimulus besar-besaran yang dilakukan bank sentral AS The Fed dikhawatirkan berhenti sehingga mendorong imbal hasil (yield) obligasi AS dengan tenor 10 tahun terus meningkat. 

Menurut Ibrahim, langkah Bank Indonesia (BI) menjaga rupiah sebenarnya sudah cukup baik. Meski melemah, pergerakan rupiah tak terlalu fluktuatif dan menimbulkan kepanikan pasar.

Namun, kata dia, BI kehabisan amunisi untuk memberikan tenaga kepada rupiah. Bank sentral bisa menaikkan suku bunga untuk memperkuat kurs Garuda, namun langkah itu tak akan diambil karena berpotensi menghambat pemulihan ekonomi.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal