Serapan Anggaran Kemenkes Disorot Presiden, Penanganan Stunting Jadi Perhatian

Dani M Dahwilani
Presiden telah menekankan program penanganan pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan program penting nasional lain, termasuk stunting pada anak. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi sorotan masyarakat. Ini setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan lambatnya serapan dana penanganan pandemi Covid-19.

Presiden telah menekankan program penanganan pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan program penting nasional lainnya termasuk penanganan stunting pada anak.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, mengatakan, sebetulnya menteri kesehatan kabinet periode pertama Jokowi, Nila Moeloek, sudah menyiapkan kebijakan yang bagus untuk mempercepat penangangan stunting yang ditargetkan unntuk turun ke angka 14 persen pada 2024.

Kebijakan tersebut adalah Peraturan Menteri Kesehatan No 29/2019 yang mengatur pemberian Pangan Khusus untuk Kondisi Medis Khusus (PKMK) untuk anak penderita memiliki indikasi gagal tumbuh (faltering growth) yang jika tidak diintervensi akan berakibat menambah jumlah anak stunting.

Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 29 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Masalah Gizi Bagi Anak Akibat Penyakit yang mulai diberlakukan pada 29 Agustus 2019. Namun untuk pelaksanaan Permenkes ini, Kementerian Kesehatan harus mengeluarkan Petunjuk Teknis (Juknis) atau Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

Nasional
6 jam lalu

Kemenkes Pastikan Tidak Ada Kasus Ebola di Indonesia

Nasional
24 jam lalu

Kemenkes Tegaskan Vape Sama Bahaya dengan Rokok Konvensional!

Health
24 jam lalu

Kemenkes Bongkar Bahaya Tersembunyi Vape, Bisa Disusupi Narkotika hingga Picu Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal