Sering Membangkang, Alasan Elia Dicopot dari Kursi Dirut Pertamina?

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Ia melanjutkan, Pertamina juga sangat gencar mengkampanyekan penghapusan Premium sebagai upaya mengurangi potensi kerugian dengan dalih pemberlakuan Euro-4. Padahal, batas akhir waktu penetapan Euro-4 pada 2021.

Dengan demikian, jika dipaksakan Premium dihapus maka akan menimbulkan gejolak dan resistensi dari konsumen khususnya kosumen kelas bawah. Penghapusan Premium juga akan mengacaukan program BBM Satu Harga, yang baru berlangsung.

"Masa, rakyat di Indonesia Timur yang baru menikmati harga Premium Rp6.450 harus dipaksa menggunakan Pertalite dan Pertamax yang harganya jauh lebih mahal," kata dia.

Oleh karena itu, menurut dia, pengganti Dirut Pertamina sebaiknya dari internal bukan dari eksternal. Sebab, pihak internal dapat langsung bisa berpacu dalam menjalankan tugas sebagai Dirut Pertamina sehingga tidak perlu belajar.

Pertimbangan lain ialah menjaga keberlanjutan prioritas pekerjaan yang harus segera diselesaikan, antara lain, menjaga kecukupan pasokan Premium agar tidak terjadi lagi kelangkaan, menuntaskan Holding Migas, dan menyelesaikan pembangunan kilang minyak.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Pertamina Temukan Harta Karun Migas di Sumsel, Berpotensi Hasilkan 505 Barel Minyak per Hari

Nasional
24 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 20 Maret 2026 jelang Lebaran, Lengkap Pertalite-Pertamax

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Maret 2026, Cek Sebelum Mudik

Nasional
3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 18 Maret 2026, Ada yang Naik jelang Lebaran?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal